PRITP
Highlight Vidio PRITP
PlayPlay

Tim PR-ITP USK Perkenalkan “Green Concentrate Pellet” kepada Peternak di Banda Aceh

18

Banda Aceh – Tim dosen Universitas Syiah Kuala (USK) yang tergabung dalam Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan Ternak (PR-ITP) memperkenalkan inovasi pakan ternak ramah lingkungan bernama Green Concentrate Pellet kepada Kelompok Peternak Rezeki Farm di Gampong Lamglumpang, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG) dengan tema “Pemberdayaan Peternak Melalui Inovasi Pelet Pakan dengan Substitusi Daun Kelor.” Program ini menjadi salah satu upaya nyata USK dalam mengimplementasikan hasil riset kampus untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor peternakan.

Tim pengabdian diketuai oleh Dr. drh. Hafizuddin, M.Si., bersama anggota Ir. Zikri Maulina Gaznur, S.Pt., M.Si., IPM, Prof. Dr. drh. Tongku Nizwan Siregar, M.P., dan Dr. Frengki, S.Farm., Apt., M.Farm. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa KKN Tematik USK yang berperan aktif dalam pendampingan peternak, mulai dari pelatihan formulasi bahan, pembuatan pelet, hingga penerapan di lapangan.

Ketua PR-ITP USK, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc., menjelaskan bahwa Green Concentrate Pellet dikembangkan dari bahan baku lokal seperti daun kelor, dedak padi, dan bungkil kelapa. Formulasi tersebut tidak hanya menyeimbangkan kebutuhan nutrisi ternak, tetapi juga mendukung praktik peternakan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Produk ini merupakan bentuk inovasi hijau yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pakan, menjaga kesehatan fisiologis ternak, sekaligus menekan biaya produksi bagi peternak kecil,” ujar Prof. Samadi.

Inovasi ini sekaligus mendukung komitmen USK terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 “Zero Hunger” dan SDG 15 “Life on Land.” Melalui kolaborasi riset, pengabdian, dan keterlibatan mahasiswa, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian peternak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Aceh.

Dr. Hafizuddin menambahkan, “USK terus mendorong agar hasil riset dosen dan mahasiswa dapat diterapkan secara langsung di masyarakat. Green Concentrate Pellet menjadi salah satu contoh nyata bagaimana riset dapat memberikan dampak ekonomi dan lingkungan yang positif.”

Dengan penerapan teknologi pakan inovatif ini, USK berkomitmen memperkuat perannya sebagai universitas riset yang berkontribusi aktif dalam transformasi sektor peternakan berkelanjutan di Indonesia.

20

19

22

21