
Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan (PR-ITP) Universitas Syiah Kuala (USK) menerima kunjungan dari dua akademisi ternama University of the Aegean, Yunani, yaitu Prof. Konstantinos Gkatzionis dan Assit. Prof. Stathis Kaloudis. Pertemuan yang berlangsung di kantor PR-ITP ini membahas peluang penerapan Internet of Things (IoT) dalam sektor peternakan, khususnya dalam memantau dan mengontrol kualitas pakan secara real-time. Prof. Samadi, yang menggarisbawahi urgensi pemanfaatan teknologi dalam industri peternakan modern. Ia mengungkapkan bahwa saat ini timnya telah mulai merancang kurikulum perkuliahan terkait "Smart Feed Technology" bagi mahasiswa, yang akan diterapkan pada semester ini. Langkah ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang integrasi teknologi cerdas dalam produksi dan kontrol mutu pakan. "Kami berkomitmen untuk tidak hanya melakukan riset, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan terkini dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pakan," ujar Prof. Samadi.
Dalam pertemuan tersebut, Assit. Prof. Stathis Kaloudis menyoroti potensi besar kecanggihan teknologi, terutama Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML), dalam sektor agro-pangan. Menurutnya, teknologi ini dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk memantau dan mengontrol kualitas pakan, termasuk mendeteksi kontaminasi jamur pada bahan pakan secara cepat dan akurat. "Dengan bantuan AI dan ML, kita dapat mengembangkan alat IoT yang tidak hanya memantau, tetapi juga membantu pengambilan keputusan secara real-time. Ini akan menjadi terobosan besar dalam menjaga kualitas pakan," jelas Kaloudis.
Kolaborasi antara PR-ITP USK dan University of the Aegean tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi juga telah merencanakan langkah konkret berupa joint publication. Publikasi bersama ini akan fokus pada penggunaan AI dan Machine Learning dalam mengontrol kualitas pakan dengan memanfaatkan basis data Near-Infrared Spectroscopy (NIR). Basis data NIR dinilai sebagai alat yang sangat potensial untuk menganalisis komposisi dan kualitas pakan secara non-destruktif, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses pengawasan.
Pertemuan ini menandai awal dari kolaborasi internasional yang menjanjikan antara PR-ITP USK dan University of the Aegean. Kedua pihak sepakat bahwa integrasi teknologi IoT, AI, dan ML dalam sektor peternakan tidak hanya akan meningkatkan kualitas pakan, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan industri peternakan yang lebih modern dan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PR-ITP USK terus berkomitmen untuk menjadi pionir dalam pengembangan teknologi pakan yang berkualitas dan ramah lingkungan.



