
Banda Aceh- Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan (PR-ITP) berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melaksanakan kegiatan inovasi pakan ternak melalui pemanfaatan limbah agroindustri sebagai bahan pakan alternatif dengan penerapan teknik fermentasi. Kegiatan ini merupakan upaya strategis dalam mengoptimalkan sumber daya lokal sekaligus menjawab tantangan ketersediaan pakan ternak yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pemanfaatan limbah sebagai bahan pakan ternak melalui teknik fermentasi dilakukan untuk meningkatkan nilai nutrisi, kecernaan, serta keamanan bahan pakan. Proses fermentasi mampu mengubah limbah yang sebelumnya memiliki nilai guna rendah menjadi pakan ternak yang lebih bernilai, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh ternak, khususnya ternak ruminansia. Selain itu, inovasi ini juga berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah agroindustri yang belum termanfaatkan secara maksimal.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknologi pakan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan penguatan kapasitas mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara aplikatif. Melalui keterlibatan langsung dalam proses fermentasi, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis mengenai pengolahan pakan berbasis limbah, mulai dari persiapan bahan, proses fermentasi, hingga evaluasi kualitas pakan hasil fermentasi.
Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc. IPU selaku Kepala PR-ITP dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PR-ITP dalam mendorong inovasi pakan ternak berbasis sumber daya lokal. Pemanfaatan limbah melalui teknik fermentasi merupakan solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pakan ternak sekaligus mendukung sistem peternakan yang berkelanjutan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan teknologi pakan serta menjadi media pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PR-ITP diharapkan dapat terus mendorong pengembangan inovasi pakan ternak yang efisien, ramah lingkungan, dan berdaya guna tinggi, serta berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan sektor peternakan nasional.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala PR-ITP Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc. IPU, serta tim PR-ITP yakni Ir. Muhammad Resthu, S.Pt, M.Si., IPM dan Indra Wahyudi, S.Pt, M.Si




