PRITP
Highlight Vidio PRITP
PlayPlay

PR-ITP Melakukan Penandatanganan Implementation Agreement dengan ITAFoS dan LoI dengan Tropica Agrofarm di UPM Malaysia

25

Selangor, Malaysia — Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan (PR-ITP) Universitas Syiah Kuala kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan Institute of Tropical Agriculture and Food Security (ITAFoS), Universiti Putra Malaysia (UPM), serta Letter of Intent (LoI) dengan Tropica Agrofarm, Selangor, Malaysia.

Kegiatan penandatanganan ini berlangsung di lingkungan Universiti Putra Malaysia (UPM) dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pengembangan inovasi pakan dan sektor peternakan tropis.

Implementation Agreement dengan ITAFoS UPM difokuskan pada penguatan kegiatan akademik seperti pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian lintas negara, serta penyelenggaraan kegiatan ilmiah bersama yang melibatkan dosen dan mahasiswa

Kepala PR-ITP Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samadi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kapasitas akademik dan daya saing global mahasiswa. “Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman internasional, baik dalam kegiatan riset, magang, maupun pertukaran pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan industri peternakan modern,” ujarnya

Ketua ITAFoS UPM, Prof. Anjas menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan mitra internasional seperti PR-ITP Universitas Syiah Kuala merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan global di sektor pertanian dan peternakan. “Kami sangat terbuka untuk memperkuat sinergi dalam bidang riset, pertukaran akademik, serta pengembangan inovasi yang berdampak nyata. Diharapkan kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua institusi, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan pembangunan pertanian berkelanjutan di kawasan,” ungkapnya.

Perjanjian kerja sama antara PR-ITP Universitas Syiah Kuala dan Tropica Agrofarm menitikberatkan pada berbagai program kolaboratif, di antaranya penelitian bersama, penyelenggaraan seminar internasional, pelatihan pengembangan sumber daya manusia, serta pertukaran informasi dan publikasi ilmiah. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis riset yang aplikatif..

Sementara itu, Owner Tropica Agrofarm Asmah binti Alias, juga menyambut baik kerja sama ini sebagai peluang untuk mengintegrasikan hasil riset akademik dengan praktik industri di lapangan, khususnya dalam pengembangan sistem produksi pakan dan ternak yang berkelanjutan.

Penandatanganan kedua kerja sama ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam menciptakan sinergi antara dunia akademik dan industri, sekaligus meningkatkan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor peternakan berbasis inovasi di tingkat regional maupun internasional.

29

28

26

27