Kegiatan berskala internasional ini diikuti oleh pembicara utama, presenter, dan peserta dari berbagai negara, yang hadir untuk berbagi hasil penelitian terkini di bidang pertanian, bioindustri, dan teknologi pakan berkelanjutan.
Dalam sesi presentasinya, Dr. Sitti Wajizah membawakan materi berjudul “Peningkatan Nilai Gizi dan Kinerja Kecernaan Pelepah Kelapa Sawit dan Pakan Lengkap Berbasis Limbah Sagu Melalui Fermentasi.” Penelitian ini fokus pada upaya peningkatan nilai nutrisi dan kecernaan pakan lengkap berbasis pelepah sawit dan ampas sagu melalui proses fermentasi.
Menurut Dr. Sitti, proses fermentasi selama 21 hari terbukti mampu meningkatkan kualitas nutrisi dan kecernaan pakan secara signifikan. Fermentasi berperan dalam menurunkan kadar serat kasar dan lignin, meningkatkan kandungan protein kasar, serta memperbaiki palatabilitas pakan. Selain itu, kecernaan bahan kering dan bahan organik meningkat akibat aktivitas mikroba yang menguraikan komponen kompleks menjadi bentuk yang lebih mudah diserap oleh ternak.
Lebih lanjut Dr. Sitti menjelaskan bahwa inovasi ini juga memiliki nilai ekonomi yang strategis bagi daerah penghasil sawit dan sagu.
“Dari sisi ekonomi, pemanfaatan pelepah sawit dan ampas sagu sebagai pakan lengkap sangat menjanjikan karena bahan bakunya melimpah, murah, dan mudah diperoleh di daerah penghasil sawit dan sagu. Inovasi ini tidak hanya menekan biaya pakan, tetapi juga mendukung prinsip peternakan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah agroindustri,” ungkapnya.
Sebagai rekomendasi, Dr. Sitti menyarankan agar peternak dan pelaku industri pakan lokal mulai mengadopsi teknologi peternakan dalam pengolahan bahan pakan berbasis limbah pertanian dan perkebunan. Menurutnya, langkah ini dapat membantu menciptakan sistem produksi ternak yang efisien, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi.
Sesi ini dimoderatori oleh Ir. Said Mirza Pratama, S.Pt., M.Si., IPM, yang juga merupakan Sekretaris PRITP.
Menanganggapi prestasi tersebut, Ketua PRITP Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc., IPU, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi Dr. Sitti Wajizah dalam forum ilmiah internasional ini. Keterlibatan aktif para peneliti PRITP di ajang global seperti ICAGRI menunjukkan bahwa penelitian-penelitian inovatif dari USK mampu bersaing dan memberikan solusi nyata terhadap tantangan peternakan modern. Penelitian ini juga contoh pendekatan menjadi nyata ilmiah dapat mendukung prinsip ekonomi sirkular dan berharap,” ujar Prof. Samadi.





