Bersama Mahasiswa Peternakan USK, Pusat Riset Inovasi Teknologi Pakan USK Kembangkan Pakan Fermentasi Kelinci dari Limbah

Banda Aceh – Pusat Riset Inovasi Teknologi Pakan (PRIPT) Universitas Syiah Kuala (USK) terus mendorong pengembangan inovasi pakan ternak melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan limbah yang berpotensi menjadi bahan pakan. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah AGS-PROFER KDP, Pakan Fermentasi Kelinci, yang merupakan bagian dari kegiatan penelitian mahasiswa Program Studi Peternakan USK.
Pengembangan produk tersebut melibatkan tiga mahasiswa Peternakan USK, yaitu Agung Firmanto, Gilang Fesiska, dan Serlly Dwi Natasya. Penelitian ini dilaksanakan di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc. dan Ir. Muhammad Resthu, S.Pt., M.Si.
Ketua Pusat Riset Inovasi Teknologi Pakan USK, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc., menjelaskan bahwa pengembangan AGS-PROFER KDP merupakan salah satu bentuk hilirisasi hasil penelitian mahasiswa untuk menghasilkan inovasi pakan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap bahan-bahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Produk AGS-PROFER KDP dikembangkan sebagai pakan fermentasi kelinci dengan memanfaatkan limbah dan bahan pakan berkualitas tinggi. Melalui proses fermentasi, bahan-bahan tersebut diolah menjadi produk pakan yang diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung penyediaan pakan kelinci.
Pada kemasan produk, AGS-PROFER KDP mengusung konsep “Natural Solution for Healthier Rabbits and Sustainable Future”. Produk tersebut ditujukan sebagai pakan berbasis bahan alami dengan beberapa keunggulan yang ditonjolkan, antara lain mendukung peningkatan pencernaan serta membantu menjaga kesehatan dan imunitas kelinci.
Pengembangan pakan berbasis fermentasi juga menjadi bagian penting dalam upaya menghasilkan teknologi pakan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pemanfaatan limbah sebagai bahan baku pakan dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mengurangi limbah sekaligus meningkatkan nilai ekonomis bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Dari sisi akademik, keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan pengembangan produk ini memberikan pengalaman langsung dalam proses identifikasi bahan baku, formulasi, pengolahan melalui fermentasi, hingga pengembangan produk dan kemasan. Dengan demikian, kegiatan penelitian tidak hanya menghasilkan pengetahuan ilmiah, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan inovasi dan hilirisasi hasil penelitian.
AGS-PROFER KDP menjadi salah satu contoh bagaimana penelitian mahasiswa Peternakan USK dapat diarahkan untuk menghasilkan produk inovatif yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Ke depan, pengembangan produk diharapkan dapat dilanjutkan melalui pengujian kualitas dan kandungan nutrisi secara lebih komprehensif serta pengujian aplikasinya pada ternak kelinci.
Melalui Pusat Riset Inovasi Teknologi Pakan, USK terus mendorong kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan inovasi teknologi pakan yang memanfaatkan sumber daya lokal, mendukung efisiensi produksi peternakan, serta berorientasi pada prinsip keberlanjutan.



















