
Dalam upaya meningkatkan pemahaman sivitas akademika terhadap sistem akreditasi program studi berbasis kriteria terbaru, Universitas Teuku Umar (UTU) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) yang diikuti oleh Rektor, Dekan Fakultas Pertanian dan para Wakil Dekan, Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan, LPMPP, Kepala Jurusan dan Dosen yang terkait dengan rumpun Ilmu Pertanian.
Pada kegiatan tersebut, Universitas Teuku Umar mengundang Ketua Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan (PR-ITP) Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc, sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dan wawasan terkait proses akreditasi program studi, penyusunan dokumen akreditasi, serta strategi peningkatan mutu berkelanjutan dalam menghadapi asesmen LAM-PTIP.
Acara secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa akreditasi merupakan instrumen penting dalam menjamin kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi dan menjadi salah satu indikator kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.
“Akreditasi bukan hanya tentang memperoleh nilai terbaik, tetapi juga menjadi proses evaluasi yang mendorong institusi untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman yang baik terhadap instrumen dan kriteria LAM-PTIP menjadi sangat penting bagi seluruh program studi,” ujar Prof. Ishak.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada PR-ITP Universitas Syiah Kuala yang telah berkontribusi dalam berbagi pengalaman dan praktik baik terkait pengelolaan mutu dan akreditasi program studi. Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc menjelaskan bahwa akreditasi tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen administrasi, tetapi juga mencerminkan kualitas tata kelola, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta luaran yang dihasilkan oleh program studi. Oleh karena itu, seluruh elemen institusi perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai indikator dan standar yang digunakan dalam penilaian akreditasi.
“Akreditasi merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu yang harus dipersiapkan secara berkelanjutan. Kunci keberhasilan tidak hanya terletak pada penyusunan dokumen, tetapi juga pada implementasi budaya mutu dalam setiap aktivitas akademik dan nonakademik,” ujar Prof. Samadi dalam sesi sosialisasi.
Lebih lanjut, beliau memaparkan berbagai aspek penting dalam penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED), termasuk strategi dalam menyajikan data pendukung yang akurat, terukur, dan sesuai dengan indikator penilaian LAM-PTIP.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai tantangan yang sering dihadapi selama proses akreditasi serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai akreditasi program studi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan diajukan terkait implementasi kriteria akreditasi, pengelolaan data pendukung, hingga strategi peningkatan kinerja tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu dan keberlanjutan.
Pihak Universitas Teuku Umar menyampaikan apresiasi atas kesediaan Prof. Dr. Ir Samadi, M.Sc untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif bagi program studi di lingkungan UTU dalam mempersiapkan dan menghadapi proses akreditasi LAM-PTIP.
Partisipasi Ketua PR-ITP USK dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen PR-ITP untuk tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan riset dan inovasi teknologi pakan, tetapi juga dalam penguatan kapasitas akademik dan tata kelola pendidikan tinggi. Melalui berbagai kegiatan kolaboratif dan berbagi pengalaman, PR-ITP USK terus berupaya mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.




