PRITP
Highlight Vidio PRITP
PlayPlay

Perkuat Jejaring Kemitraan dan Budaya Mutu, PR-ITP USK Tanda Tangani MoA dengan Fakultas Pertanian Universitas Samudra serta Gelar Sosialisasi LAM-PTIP

1

Langsa – Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan (PR-ITP) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan jejaring kerja sama dan peningkatan kapasitas akademik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Fakultas Pertanian Universitas Samudra Langsa Aceh Timur yang dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara PR-ITP USK dan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman mengenai implementasi sistem penjaminan mutu dan strategi menghadapi akreditasi LAM-PTIP.

Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, yaitu Dekan Fakultas Pertanian Syamsul Bahri, S.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Akademik Boy Riza Juanda, S.P., M.P., Ketua Jurusan Ilmu Pertanian Rozalina, S.P., M.Si., Ketua Jurusan Ilmu Perikanan Dr. Agus Putra AS, S.Pi., M.Sc., Ketua Program Studi Agroteknologi Dr. Risky Ridha, S.P., M.P., Ketua Program Studi Agribisnis Cut Gustiana, S.P., M.Agr., Ketua Program Studi Akuakultur Fauziah Azmi, S.Si., M.App.Sc., serta Ketua Program Studi Peternakan Thursina Mahyuddin, S.Sos., M.S.P.. Turut hadir pula para dosen dan tenaga kependidikan yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Syamsul Bahri, S.P., M.P., menyampaikan apresiasi kepada PR-ITP Universitas Syiah Kuala atas terjalinnya kerja sama akademik antara kedua institusi. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah yang tepat dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi, khususnya pada bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada PR-ITP Universitas Syiah Kuala atas kesediaannya berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam menghadapi akreditasi LAM-PTIP. Kami berharap kerja sama yang terjalin melalui penandatanganan MoA ini dapat melahirkan berbagai program nyata, mulai dari penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Syamsul Bahri.

Sebagai narasumber utama, Ketua Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc., menyampaikan materi mengenai kebijakan terbaru LAM-PTIP, strategi penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), hingga berbagai aspek penting yang menjadi fokus penilaian dalam proses asesmen lapangan. Sebagai asesor LAM-PTIP, beliau juga membagikan berbagai pengalaman dan praktik terbaik (best practices) dalam membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Prof. Samadi menegaskan bahwa keberhasilan akreditasi tidak hanya bergantung pada kelengkapan dokumen, tetapi juga pada implementasi budaya mutu yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh sivitas akademika.
"Akreditasi bukan sekadar proses penilaian, tetapi merupakan cerminan dari kualitas tata kelola institusi. Ketika budaya mutu telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, maka penyusunan dokumen akreditasi akan menjadi lebih mudah karena seluruh capaian telah terdokumentasi dengan baik. Oleh karena itu, sinergi seluruh unsur perguruan tinggi menjadi kunci dalam mewujudkan akreditasi yang unggul," jelas Prof. Samadi.

Selain membahas aspek teknis penyusunan dokumen akreditasi, Prof. Samadi juga memberikan berbagai masukan mengenai strategi peningkatan indikator kinerja program studi, penguatan luaran tridarma perguruan tinggi, peningkatan publikasi ilmiah bereputasi internasional, serta pentingnya membangun jejaring kolaborasi dengan berbagai institusi sebagai upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh para ketua program studi dan dosen mengenai implementasi instrumen LAM-PTIP, pengelolaan data pendukung, penyusunan dokumen akreditasi, hingga strategi mempertahankan budaya mutu secara berkelanjutan di tingkat fakultas dan program studi.

Bagi PR-ITP USK, penandatanganan MoA ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga diwujudkan dalam berbagai program nyata seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah, seminar, pelatihan, pertukaran narasumber, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

3

2

5

4